Back

Meminimalisir Spitback Agar Vaping Aman, Yuk Cari Tau !!

Teknologi canggih sudah banyak mempengaruhi gaya hidup masyarakat saat ini. Salah satunya ialah teknologi rokok elektrik. Cukup banyak perokok yang mulai beralih menggunakan vape sebagai pengganti rokok batangan. Vape adalah sebutan untuk rokok elektrik yang menggunakan cairan khusus bernama liquid sebagai bahan penghasil uap.

Vaping adalah istilah yang digunakan saat menghisap rokok elektrik. Pada saat vaping, sering kali terjadi spitback yang menyakitkan dan membuat tidak nyaman. Untuk menghindari terjadinya kondisi tersebut, kamu harus tahu bagaimana cara meminimalisir spitback ini.

meminimalisr spitbackApa Itu Spitback dan Cara Meminimalisir Spitback?

Spitback adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kondisi saat terjadinya letusan liquid di dalam mulut dalam proses vaping. Letusan tersebut sangat menyakitkan dan membuat vaping jadi tidak nyaman. Bahkan, saking panasnya bisa menyebabkan sariawan.

Lebih jelasnya, spitback merupakan istilah yang banyak digunakan oleh pengguna vape untuk menjelaskan terjadinya liquid masuk ke dalam mulut saat vaping. Di saat bersamaan, drip tip akan berada dalam keadaan yang sangat basah padahal baru beberapa kali pemakaian. Mulut, lidah, dan bibir kamu akan merasa pedas dan perih akibat spitback tersebut.

Spitback seringkali terjadi karena ada sedikit kesalahan dalam menggunakan vape. Kesalahan ini berkaitan erat dengan liquid serta coil dalam vape, atau secara singkatnya karena proses firing yang kurang tepat. Firing adalah proses memanaskan coil dengan memberi power atau daya ke coil dengan menekan tombol Firing Button.

Liquid dalam vape yang dipanaskan dan mencapai titik didih sudah pasti akan menguap, seperti halnya air yang dipanaskan. Namun, saat terjadinya spitback, tidak semua liquid dipanaskan dengan merata. Ada beberapa bagian yang panas lebih dulu dibandingkan bagian yang lain, meski di akhir nanti semuanya akan menguap.

Liquid yang berada paling dekat dengan coil akan mulai bertransisi menjadi gas. Gelembung berisi uap akan terbentuk dan mulai mencoba ke atas serta terus bertambah besar karena terjadinya perbedaan tekanan.

Sampainya gelembung tersebut di atas, akan pecah dan mengakibatkan letusan kecil yang membuat liquid di sekitarnya terdorong masuk ke dalam mulut. Itulah yang dimaksudkan sebagai spitback.

Cukup menakutkan memang jika sampai terjadi dan menyebabkan sariawan atau luka dalam mulut kamu. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, kamu bisa mencoba meminimalisir spitback dengan beberapa cara.

Cara Meminimalisir Spitback dengan Tepat

Meminimalisir spitback memang tidaklah mudah, tapi tidak juga susah. Kamu harus lebih berhati – hati dan mempertimbangkan dengan baik cara – caranya. Berikut adalah ulasan lengkap untuk meminimalisasi terjadinya spitback. Simaklah!

  • Tambah Daya pada Vape

Setiap vape sudah pasti menggunakan daya dalam bentuk baterai. Kamu bisa menambahkan daya untuk memanaskan coil dengan lebih cepat. Daya lebih besar tentu saja akan lebih panas dan dapat mempercepat penguapan liquid.

Dengan daya yang lebih besar, kemungkinan liquid panas secara bersamaan akan lebih besar. Dan ini dapat meminimalisir spitback. Tapi ketika kamu menambah besar daya maka baterai vape sudah pasti akan lebih cepat habis. Begitu juga dengan jumlah nikotin yang masuk kedalam tubuh saat proses vaping, akan lebih banyak daripada menggunakan daya rendah.

Untuk vape pod, kamu bisa mengubah level untuk menambah daya. Begitu pula pada vape mod. Jika vape tidak memiliki tombol pengubah level, berarti kamu tidak bisa mengubah besar daya yang digunakan dalam proses firing saat vaping.

  • Hindari Refill Liquid Berlebih

Saat melakukan refill liquid, pastikan kamu sudah memasukkan dengan jumlah yang cukup. Jangan sampai kamu memasukkan terlalu banyak liquid ke dalam vape, karena bisa menyebabkan terjadi leaking. Leaking adalah kondisi di mana coil terlalu basah karena liquid yang dimasukkan terlalu banyak bahkan hingga banjir.

Leaking bisa menghambat firing yang baik saat vaping. Vape akan kesulitan memanaskan liquid dengan jumlah yang banyak sekali waktu. Spitback pun akan mudah terjadi, sebab banjir liquid yang membuat beberapa bagian liquid masuk ke dalam mulut dalam bentuk gelembung yang meletus tiba – tiba.

  • Melakukan Firing

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa firing adalah bagian dari proses vaping. Kamu bisa meminimalisir spitback dengan melakukan firing terlebih dulu sebelum vaping. Panaskan coil tanpa menggunakan vape dan biarkan hingga kapasitas liquid mulai berkurang akibat penguapan.

Namun, firing hanya bisa dilakukan jika jenis vape yang kamu gunakan memiliki tombol firing. Ada beberapa versi vape jenis pod yang tidak memilikinya.

  • Menggunakan Liquid yang Tepat

Liquid adalah bahan utama untuk proses vaping. Maka dari itu, untuk meminimalisir spitback, kamu harus menggunakan liquid yang tepat. Pastikan liquid tidak terlalu encer dan terlalu kental. Liquid yang terlalu encer dapat membanjiri coil dan menyebabkan leaking yang merupakan pemicu spitback.

Sedangkan liquid yang terlalu kental juga akan sulit diserap coil dan menyebabkan firing tidak merata, yang juga merupakan pemicu spitback. Pastikan kamu memilih liquid terbaik dan paling sesuai untuk jenis vape yang kamu miliki.

  • Gunakan Kapas atau Tisu Untuk Mengurangi Kapasitas Liquid pada Coil

Selain bisa dengan melakukan firing untuk mengurangi kapasitas liquid pada coil, kamu juga bisa menggunakan kapas atau tisu untuk menyerap liquid berlebihnya sebagai salah satu cara meminimalisir spitback.

Kamu hanya perlu memasukkan kapas atau tisu tersebut ke dalam lubang inhale dan mendiamkannya beberapa saat. Jika dirasa sudah cukup menyerap liquid, maka kamu bisa mengeluarkannya. Lakukan beberapa kali jika merasa liquid pada coil masih terlalu banyak dan dapat menimbulkan spitback.

  • Ganti Coil pada Vape

Coil merupakan komponen penting dalam vape yang berguna sebagai pemanas liquid. Komponen ini merupakan produksi pabrik yang tidak bisa dilihat sekilas saja untuk mengetahui kerusakan dan kecacatan di dalamnya. Jika kamu sering mengalami spitback, kamu bisa meminimalisir spitback dengan mengganti coil.

Bisa saja spitback terjadi karena coil yang kurang bagus atau mengalami sedikit kecacatan produksi. Maka dari itu, kamu wajib melakukan riset terlebih dulu sebelum membeli vape dan komponen pendukungnya. Agar bisa menghindari kejadian mendapat produk yang kurang berkualitas. Begitu juga dengan membeli liquid.

Indonesia Dream Juice adalah brand yang berada di bawah naungan PT. Java Vapor Indonesia. Kami memproduksi olahan hasil tembakau dalam bentuk liquid vape. Kamu bisa membeli dan mendapatkan liquid vape berkualitas terbaik dan merupakan produk unggulan di tempat kami.

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, liquid yang tepat harus dipilih dan digunakan berdasarkan kebutuhan vape untuk meminimalisir spitback. Di Indonesia Dream Juice, kamu bisa mendapat banyak pilihan liquid dengan berbagai varian rasa.

Semua jenis liquid yang dibutuhkan untuk berbagai macam vape kami sediakan di sini. Kamu bisa mengunjungi langsung laman website Indonesia Dream Juice untuk melihat berbagai pilihannya. Bahkan kamu juga bisa mendapat berbagai macam tips menarik mengenai vape dan vaping, seperti halnya cara meminimalisir spitback di atas. Menarik bukan?

Share dan Follow Sosial Media kami!
error:
WeCreativez WhatsApp Support
Tim customer support kami siap menjawab segala pertanyaan Anda. Silahkan tanyakan apa saja!
👋 Halo, ada yang bisa saya bantu?