Back

Cara Membawa Vape ke Pesawat

Bagi kamu pengguna vape, tentunya vape menjadi barang wajib yang tak boleh ketinggalan untuk dibawa, termasuk saat hendak bepergian naik pesawat. Namun, sudah tahukah kamu cara membawa vape ke pesawat? Ternyata tidak boleh sembarangan dan ada aturannya, lho!

Pasti kamu sudah tahu kan kalau vape merupakan rokok elektronik yang salah satu komponennya adalah liquid (cairan) dan baterai lithium-ion. Jika kamu tidak memperhatikan cara membawa vape ke pesawat dengan benar, maka kedua barang tersebut bisa menyebabkan bahaya kebakaran di pesawat, lho. Jadi, sebelum pergi berlibur, kamu perlu mempelajari dulu tentang cara membawa vape ke pesawat.

Vape di PesawatCara Membawa Vape ke Pesawat yang Harus Kamu Perhatikan

Sebelum kamu mempelajari lebih jauh tentang cara membawa vape ke pesawat, kamu perlu menyimak keterangan dari Transportation Security Administration (TSA) USA sebagai berikut : “The FAA prohibits these devices in checked bags. Battery-powered E-cigarettes, vaporizers, vape pens, atomizers, and electronic nicotine delivery systems may only be carried in the aircraft cabin (in carry-on baggage or on your person). Check with your airline for additional restrictions. Remove all electronic cigarette and vaping devices from carry-on bags if checked at the gate or planeside.”

“FAA melarang perlengkapan ini (rokok elektrik) berada di bagasi tercatat/bagasi yang didaftarkan (segala hal yang berhubungan dengan Electronic Nicotine Delivery Systems). Rokok elektrik ber-baterai, rokok vapor, pensil vape, atomizer, hanya diperbolehkan di bawa di kabin pesawat atau tas kecil yang kamu bawa ke dalam pesawat”

Nah, jadi sudah jelas ya bahwa kamu tetap bisa membawa vape ke pesawat, asalkan kamu mengerti cara membawa vape ke pesawat dengan benar. Kamu tak perlu bingung bagaimana cara membawa vape ke pesawat yang aman karena kami akan mengupas tuntas masalah ini. Dengan begitu, kamu bisa membawa  vape di pesawat dengan tenang tanpa takut disita oleh petugas bandara dan tidak menimbulkan bahaya.

Ingat ya, kamu harus benar-benar memperhatikan cara membawa vape ke pesawat karena hal ini menyangkut keselamatan seluruh penumpang pesawat. Kesalahan dalam membawa vape di pesawat dapat menyebabkan kejadian yang fatal. Yuk, simak dan pelajari penjelasan tentang cara membawa vape ke pesawat berikut!

  • Pisahkan mod dan atomizer

Sebelum membawa vape ke pesawat, kamu harus memisahkan beberapa komponen vape dan mengemasnya dengan rapi. Pertama, kamu harus memisahkan mod dan atomizer. Atomizer yang masih tertempel di mod akan menyebabkan alarm berbunyi pada saat melewati Security Check Point (SCP). Jadi, jangan lupa lepas atomizer dari mod ya!

  • Lepaskan baterai dan gunakan casing baterai khusus

Jangan lupa juga untuk melepas baterai dan meletakkannya di casing khusus baterai. Casing khusus baterai dapat melindungi baterai dari kemungkinan baterai bertemu dengan bahan lain atau baterai lain yang menyebabkan konslet. Jangan menaruh baterai sembarangan di dalam tas yang penuh dengan barang.

Casing khusus baterai dapat dengan mudah kamu temukan di marketplace. Harganya juga tidak terlalu mahal. Dengan harga yang terjangkau, keamanan dalam pesawat pun tetap terjaga. Oh iya, jangan membawa baterai terlalu banyak ya!

  • Pastikan mod atau pod dalam keadaan mati

Pastikan mod sudah dalam keadaan mati dan kamu telah melepas baterainya. Sebab ketika pesawat sudah terbang, maka akan membuat tekanan udara meningkat dan bisa menyebabkan chip yang berada di dalam mod menjadi error.

Bagi kamu yang menggunakan mod yang memiliki baterai tanam, pastikan kamu telah mematikan mod. Jangan pernah membawa mod dalam keadaan hidup. Sabar sebentar ya karena kamu bisa menyalakan mod kembali setelah penerbangan selesai.

Sama seperti mod, kamu harus memastikan bahwa pod yang kamu bawa ke pesawat sudah dalam keadaan mati. Simpan dengan aman pod di dalam tas jinjing yang kamu bawa ke kabin pesawat.

  • Kosongkan atomizer dari liquid

Selanjutnya, kamu harus memastikan bahwa atomizer sedang tidak terisi liquid. Tahukah kamu bahwa tingkat kepadatan akan semakin mengecil ketika berada di udara. Hal ini akan menyebabkan udara mengembang dengan mudah, tekanan udara tinggi dan akan mengakibatkan liquid yang ada di atomizer menjadi terdesak keluar.

Bukan tidak mungkin hal ini akan menyebabkan terjadinya kebocoran atomizer. Atomizer yang mengalami kebocoran akan menyebabkan liquid keluar dan tumpah di dalam tas. Kamu tidak mau kan kalau barang-barang di dalam tas ketumpahan liquid?

  • Simpan tool kit di dalam bagasi

Jika kamu hendak membawa vape, tentu kamu juga akan membawa tool kit. Biasanya, tool kit berisi gunting, pisau dan peralatan tajam lainnya. Letakkan dengan rapi barang-barang tersebut ke dalam tool kit. Jangan letakkan tool kit di kabin, tetapi letakkan di dalam koper yang diletakkan di bagasi. Pihak bandara memang tidak memperbolehkan membawa benda tajam di dalam kabin.

  • Jangan letakkan vape di bagasi

Dari keterangan Transportation Security Administration (TSA) USA tadi, sudah jelas bahwa kamu tidak boleh membawa vape di bagasi. Namun, kamu tetap boleh membawanya di dalam tas jinjing dan diletakkan di kabin. Hal ini dikarenakan baterai yang ada di dalam vape bisa menimbulkan percikan api yang bisa menyebabkan kebakaran.

Pastikan dengan benar bahwa kamu telah menyimpan vape di dalam tas yang kamu bawa ke kabin. Jika kamu tetap ngeyel memasukkannya ke bagasi, jangan salahkan petugas apabila vapemu disita ya! Hal ini dilakukan demi menjaga keselamatan seluruh penumpang pesawat.

  • Jangan menyalakan vape di dalam pesawat

Penjelasan atas sudah menerangkan bahwa vape boleh di bawa ke dalam pesawat apabila dalam keadaan mati. Oleh karena itu, tentu kamu tidak boleh menyalakan dan menikmati vape di dalam kabin. Selain mengancam keselamatan penumpang, hal ini juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain. Sebab, tidak semua orang nyaman dengan uap yang dihasilkan dari vape.

Selain Cara Membawa Vape ke Pesawat, Perhatikan Juga Cara Membawa Liquid!

Maskapai penerbangan mempunyai peraturan untuk membatasi barang berupa cairan yang akan kamu bawa di pesawat. Dalam peraturannya, kamu hanya diperbolehkan membawa cairan sebanyak 100 ml saja. Jangan mengisi penuh botol liquid ya, sisakan sedikit ruang di dalam botol. Sehingga botol tidak akan bocor karena tekanan udara meningkat.

Mau ke Luar Negeri? Perhatikan Juga Cara Membawa Vape ke Pesawat Berikut Ini!

Jika kamu hendak bepergian ke luar negeri, kamu perlu mencari informasi yang lebih banyak tentang cara membawa vape ke pesawat. Sebab, beda negara pasti beda pula peraturannya.

Ada beberapa negara yang tidak mengijinkan penggunaan vape, seperti Singapore, Thailand, dan Malaysia. Oleh karena itu, jangan coba-coba membawa vape apabila sudah jelas tidak diperbolehkan. Sedangkan, untuk teknis cara membawa vape ke pesawat, kurang lebih sama seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Supaya liburanmu lebih terasa nikmat, kamu perlu mencoba berbagai varian liquid yang tersedia di Indonesia Dream Juice. Indonesia Dream Juice adalah sebuah brand e-liquid yang telah berpengalaman selama 6 tahun di pasar vape Indonesia. Dengan kualitas liquid yang tinggi dan harga yang terjangkau, kami bertekad untuk memberikan alternatif gaya hidup yang menyenangkan bagi penikmat nikotin di Indonesia.

Kami menyediakan e-liquid dengan berbagai rasa mulai dari fruity dan juga creamy. Produk yang kami miliki antara lain Liquid Best Dessert, Cupcorn Cheese & Milk, Liquid Blondies Banana Cheese Cream Bake, Liquid Blondies Blueberry Cheese Cream Bake, Liquid Brunette Chocolate Cheese Cream, Liquid Crazy Rich Gold Velvet dan masih banyak lagi. Hmmm, terdengar menarik bukan? Yakin kamu nggak mau coba?

Share dan Follow Sosial Media kami!
error:
WeCreativez WhatsApp Support
Tim customer support kami siap menjawab segala pertanyaan Anda. Silahkan tanyakan apa saja!
👋 Halo, ada yang bisa saya bantu?